Meski sudah bisa bercerita banyak, bekas-bekas luka masih menghiasi kepala dan badannya. Farid mendapat tiga jahitan di kepalanya yang bocor dan dua jahitan di punggungnya yang terbeset benda tajam. “Sudah agak mending,” ujarnya singkat saat dikunjungi Pontianak Post, kemarin (30/1).Farid juga mengklarifikasi keterangan seorang perwira TNI AU beberapa waktu lalu yang menyebutkan bahwa oknum Pratu Dk yang dikejar massa itu sesungguhnya bukan pelaku pemukulan, namun cuma melerai. “Itu bohong besar. Dia yang paling gila mukul saya. Saya dipukul dari belakang pakai benda keras, sampai bocor kepala. Sampai jatuh pun saya masih diinjak-injak,” ungkap dia.